SMP MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO TELAH MEMBUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN AJARAN 2021/2022

Kontak Kami


SMP MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO

NPSN : 20301881

Jl.Perintis Kemerdekaan NO.6 Purwokerto 53141


smpmuh1pwt@yahoo.com

TLP : (0281) 637782


          

Pencarian

Reportase Warga Net SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto




Siswa kelas 8 SMP Muhammdiyah 1 Purwokerto mendapat tugas dari guru mepel bahasa Indonesia mereka untuk menuliskan laporan peristiwa yang terjadi di sekitar tempat tinggal masing-masing. Tugas tersebut diberikan sebelum mempelajari teks berita sehingga belum disusun berdasarkan kaidah struktur dan ciri kebahsaan yang lazim. Mari kita simak laporan peristiwa yang mengangkat topik pandemi covid-19.


 


Purwokerto (2021/Juli/13) Selama di masa pandemi ini, saya sering  mendengar kabar kematian di sekitar lingkungan rumah saya. Biasanya, setelah mendengarkan peristiwa itu, saya jadi ketakutan, gelisah, dan susah tidur. Itu yang membuat saya biasanya bangun telat karna tidak bisa tidur.


Reporter: Rico Isnanto, kelas 8C


 


Purwokerto (2021/Juli/13) Selama liburan sekolah, dalam masa pandemi, terjadi banyak peristiwa di sekitar rumah ku. Ada sekitar 5 keluarga yang terpapar covid 19. Sebagian dirawat di rumah sakit, sisanya melakukan isolasi mandiri. Kebanyakan dari mereka bergejala batuk, mual, pusing, pegal dan linu di badan, dan juga ada yang sesak napas.


Untuk mengatasi hal tersebut, pihak puskesmas setempat bekerja sama dengan kelurahan dibantu warga bahumembahu melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, tiap minggu. Warga juga melakukan kegiatan dengan cara memberi makanan bergizi yang kaya protein, buah-buahan secara bergantian terhadap yang isoman di rumah.


Reporter: Pranandya Satria Abimanyu, kelas 8A


 


Purwokerto (2021/Juli/13) Paman saya yang bekerja sebagai perawat di salah satu rumas sakit di Kebumen pulang seperti rutinitas mingguannya. Beliau pulang dalam kondisi yang kurang sehat. Setelah dua hari, kondisi kesehatannya terus menurun walaupun beliau masih bisa beraktivitas.


Setelah kembali bekerja, beliau melakukan tes swap yang hasilnya positif covid-19. Selama 2 minggu, pamanku melakukan karantina mandiri di asramanya. Bibiku yang terakhir kontak dengan paman pun menyusul melakukan tes swap. Alhamdulillah, hasilnya negatif. Setelah dua minggu, pamanku sudah sembuh dari sakitnya.


Reporter: Affiq Faeyza Rahmanto, kelas 8C


 


Purwokerto (2021/Juli/15) Penyebaran virus corona atau covid-19 di desa Kedungwuluh Lor sangat cepat. Banyak masyarakat yang terjangkit virus tersebut, terutama kaum lansia yang mempunyai penyakit menaun seperti jantung, darah tinggi, diabetes, dll. Peristiwa ini terjadi sebulan terakhir, pada bulan Juni. Peristiwa ini terjadi karena masyarakat di desa tersebut kebanyakan perantau. Sejak pandemic, semua perantau mudik tanpa pengawasan yang ketat dari desa sehingga terjadi penyebaran virus yang sulit dikendalikan.


Menyikapi hal itu, pihak desa telah melakukan upaya penyebaran virus dengan  mengupayakan seluruh warga desa untuk memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan. Selain itu, desa juga  membuat rumah karantina untuk mengisolasi masyarakat yang pulang dari tempat perantauannya. Semoga apa yang sudah kami lakukan akan membuahkan hasil yang lebih  baik.


Reporter: Syifa Nurrohman Azizah, kelas 8A


 


 


Editor     : bowo


Ilustrasi  : kompasiana.com



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas