SMP MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO TELAH MEMBUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN AJARAN 2021/2022

Kontak Kami


SMP MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO

NPSN : 20301881

Jl.Perintis Kemerdekaan NO.6 Purwokerto 53141


smpmuh1pwt@yahoo.com

TLP : (0281) 637782


          

Pencarian

Login member

Username:
Password :

Website Sekolah sebagai Sumber Belajar




Hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 memberi gambaran masalah pendidikan Indonesia. Dalam kategori kemampuan membaca, sains, dan matematika, skor Indonesia di urutan ke-74 dari 79 negara.

PISA merupakan program tiga tahunan yang digagas oleh OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) untuk mengukur kompetensi belajar peserta didik global. Survei PISA meneliti remaja 15 tahun dari negara-negara yang tergabung dengan OECD untuk mengukur kemampuan belajar lewat serangkaian tes. Menurut data yang diterbitkan OECD dari periode survei 2009-2015, Indonesia konsisten berada di urutan 10 terbawah. Dari ketiga kategori kompetensi, skor Indonesia selalu berada di bawah rata-rata. Survei PISA 2009, Indonesia peringkat 57 dari 65 negara. Survei PISA 2012, Indonesia peringkat 64 dari 65 negara. Survei PISA 2015, Indonesia peringkat 64 dari 72 negara.

Realitas semacam itu menginspirasi musyawarah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto merumuskan langkah strategis berkaitan ekselarasi program peningkatan budaya baca tulis di lingkungan sekolah. Langkah strategis itu adalah pemanfaatkan website sekolah untuk mempublikasi karya tulis guru dan siswa. Adapun jenis karya yang dipublikasi adalah fiksi dan  nonfiksi.

Karya yang dipublikasi dalam website sekolah dimungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Sebagai contoh, pada saat materi teks cerita fantasi kelas 7, guru memanfaatkan karya siswa berupa cerita fiksi yang terdapat di website sekolah. Sementara, guru Bahasa Indonesia kelas 9 memanfaatkan karya resensi di website sekolah sebagai bahan ajar materi teks tanggapan.

Pada lazimnya, siswa menulis sebuah karya karena tuntutan tugas belajar. Karya terbaik siswa akan mendapat kesempatan publikasi di website sekolah. Harapannya, itu akan memotivasi siswa yang lain. Selain terseleksi, siswa yang berkarya akan mendapat reward berupa pulsa/data yang bisa diharapkan digunakan menunjang pembelajaran. Selain penugasan, beberapa siswa memanfaatkan media publikasi di website skolah untuk pengembangan bakat dan minat. Yang terakhir, siswa secara rutin berkarya atas inisiatif pribadi.

Sebelum karya siswa dipublikasi, tim redaksi melakukan proses penyuntingan dan moderasi.

 

penulis    : Mufti Wibowo

Editor      : Dhimas Wahyu P., S. Pd

Gambar   : dok. humas SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas