• gambar
  • gambar

SELAMAT DATANG DI WEBSITE SMP MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO---SEKOLAH BERWAWASAN INFORMASI, TEKNOLOGI, DAN SENI---TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Kontak Kami


SMP MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO

NPSN : 20301881

Jl.Perintis Kemerdekaan NO.6 Purwokerto 53141


smpmuh1pwt@yahoo.com

TLP : (0281) 637782


          

Prestasi Siswa


Robotika

Kejuaraan di Cilacap



:: Selengkapnya

Login member

Username:
Password :

Status Member

Teks Hasil Observasi: Koprasi




Koperasi adalah suatu badan usaha (organisasi ekonomi) yang dimiliki dan dioperasikan oleh para anggotanya untuk memenuhi kepentingan bersama di bidang ekonomi.

Tujuan pembentukan koperasi ada 4,yaitu pertama, untuk meningkatkan taraf hidup anggota koperasi dan masyarakat di sekitarnya. Kedua, untuk membantu kehidupan para anggota koperasi dalam hal ekonomi. Ketiga, membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Keempat, koperasi berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional.

Fungsi koperasi ada 4, yaitu pertama, membangun dan meningkatkan potensi ekonomi para anggota dan juga masyarakat secara umum, sehingga kesejahteraan sosial dapat terwujud. Kedua, koperasi memiliki peran aktif dalam meningkatkan kualitas hidup anggotanya dan juga masyarakat. Ketiga, memperkuat perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan ekonomi nasional dimana koperasi menjadi pondasinya. Keempat, mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang lebih baik melalui usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Jenis-jenis koperasi dapat dibedakan menjdi lima berdasarkan fungsinya. Menurut UU RI No. 17 Tahun 2012, berikut ini adalah jenis koperasi di Indonesia, pertama, koperasi produksi. Koperasi produksi adalah jenis koperasi dimana para anggotanya terdiri dari para produsen, baik itu produk barang maupun jasa.

Jenis koperasi ini menyediakan bahan baku dan menjual barang-barang dari anggotanya dengan harga yang pantas. Contohnya, koperasi peternak lebah dimana produk yang dijual adalah madu dan makanan olahan dari madu.

Kedua, Koperasi konsumsiPengertian koperasi konsumen adalah koperasi yang dibentuk dan diperuntukkan bagi konsumen barang dan jasa. Koperasi ini umumnya menjual berbagai produk kebutuhan sehari-hari seperti di toko kelontong.Biasanya pembeli di koperasi konsumsi ini adalah dari para anggotanya sendiri sehingga harga barang yang dijual cenderung lebih murah dibanding toko pada umumnya. Beberapa contoh koperasi konsumsi adalah koperasi karyawan (KOPKAR), koperasi pegawai Republik Indonesia (KPRI), koperasi siswa/ mahasiswa, dan lain-lain.

Pertama, Koperasi jasa, Koperasi jasa adalah jenis koperasi yang kegiatannya fokus pada layanan atau jasa kepada para anggota koperasi dan masyarakat. Beberapa contoh layanan yang disediakan oleh koperasi jasa adalah jasa angkutan, jasa asuransi.

Kedua, koperasi simpan pinjam, Jenis koperasi ini juga disebut dengan koperasi kredit. Koperasi simpan pinjam dibentuk untuk mengkomodasi kegiatan simpan-pinjam bagi para anggota. Anggota koperasi dapat meminjam dana dalam jangka pendek kepada koperasi dengan syarat yang mudah dan bunganya rendah.

Ketiga, koperasi serba usaha (KSU), Pengertian koperasi serba usaha adalah koperasi yang menyediakan beberapa layanan sekaligus kepada para anggotanya. Misalnya, selain menyediakan jasa simpan pinjam, koperasi ini juga dapat menjual berbagai kebutuhan konsumen.

Prinsip dasar koperasi ada 4 yaitu, Pertama, keanggotaan koperasi sifatnya terbuka dan sukarela. Kedua, proses pengelolaan koperasi harus dilakukan secara demokratis.  Ketiga, pembagian sisa hasil usaha (SHU) harus mengedapankan rasa keadilan sesuai dengan kinerja dari masing-masing anggota. Keempat, pemberian balas jasa kepada anggota disesuaikan dengan modal anggota tersebut. Dengan mengikuti koperasi diharapkan koperasi bisa meningkatkan penghasilan anggotanya. Anggota bisa meningkatkan penghasilan melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh koperasi.

Contohnya:

Misalnya saja koperasi produksi, di dalam koperasi tersebut akan diajarkan bagaimana caranya anggota bisa memiliki usaha, dapat memasok hasil produksi dari usahanya ke koperasi.

Hasil bisa berupa kerajinan, pakaian jadi dan juga berbagai produksi makanan seperti camilan, kue basah dan kue kering. Dengan melakukan usaha seperti itu setiap anggota bisa meningkatkan penghasilannya. Untuk sisa hasil usaha yang didapatkan oleh koperasi akan dikembalikan kepada anggotanya sesuai dengan jasa dan juga aktivitasnya di dalam koperasi.

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang maupun badan hukum dan berlandaskan pada asas kekeluargaan dan juga demokrasi di bidang ekonomi. Koperasi memiliki banyak manfaat untuk para anggotanya. Banyak jenis koperasi yang ada di Indonesia. Berdasarkan jenis usahanya koperasi dibagi menjadi koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi simpan pinjam dan koperasi serba usaha.

Kategori Koperasi Berdasarkan Keanggotaannya:

Sedangkan berdasarkan keanggotaannya koperasi dibagi menjadi 4 yaitu: koperasi pegawai negeri, koperasi pasar, koperasi unit desa, koperasi sekolah

Kategori Koperasi Berdasarkan Tingkatannya

Berdasarkan tingkatannya koperasi dibagi menjadi 4 yaitu: koperasi primer, koperasi sekunder, pusat koperasi, gabungan koperasi dan induk koperasi.

Tentu setiap koperasi memiliki manfaat dan kegunaan masing-masing. Setiap koperasi akan menjalankan prinsipnya masing-masing. Banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui manfaat dari masing-masing koperasi, hal ini ditandai dengan sedikitnya masyarakat Indonesia yang tergabung dalam anggota koperasi. Padahal dengan bergabung menjadi anggota koperasi, akan memberikan manfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain. Ada sedikitnya 10 manfaat koperasi bagi anggota koperasi, baik itu dibidang ekonomi maupun di bidang sosial. Dengan adanya manfaat-manfaat dari koperasi, diharapkan tujuan koperasi untuk mensejahterakan anggotanya dapat terwujud.

Berikut ini manfaat koperasi bagi anggotanya

Pertama, Meningkatkan Penghasilan Anggota:

Dengan mengikuti koperasi diharapkan koperasi bisa meningkatkan penghasilan anggotanya. Anggota bisa meningkatkan penghasilan melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh koperasi.

Contohnya:

Misalnya saja koperasi produksi, di dalam koperasi tersebut akan diajarkan bagaimana caranya anggota bisa memiliki usaha, dapat memasok hasil produksi dari usahanya ke koperasi.

Hasil bisa berupa kerajinan, pakaian jadi dan juga berbagai produksi makanan seperti camilan, kue basah dan kue kering. Dengan melakukan usaha seperti itu setiap anggota bisa meningkatkan penghasilannya. Untuk sisa hasil usaha yang didapatkan oleh koperasi akan dikembalikan kepada anggotanya sesuai dengan jasa dan juga aktivitasnya di dalam koperasi.

Kedua, Menawarkan Barang Dan Jasa Dengan Harga Yang Lebih Murah

Manfaat tersebut sangat dirasakan oleh anggota koperasi. Sebab anggota bisa membeli barang dan jasa lebih murah dibandingkan dengan barang dan jasa yang ditawarkan di toko-toko lain selain koperasi. Koperasi pun memiliki tujuan, barang dan jasa yang ditawarkannya bisa dibeli oleh anggota yang kurang mampu oleh sebab itu harga yang ditawarkan lebih murah dan terjangkau.

Ketiga, Menumbuhkan Motif Berusaha Yang Berperikemanusiaan

Kegiatan yang diadakan oleh koperasi bukan semata-mata usaha yang dijalankan untuk meraih keuntungan, selain mendidik dan menumbuhkan semangat berwirausaha di hati para anggotanya koperasi juga memiliki tujuan untuk melayani secara baik keperluan para anggotanya sehingga keperluan anggotanya dapat tercukupi.

Keempat, Menumbuhkan Sikap Jujur Dan Terbuka

Koperasi mengajarkan kepada anggotanya untuk selalu bersikap jujur dalam melakukan usaha, tidak hanya itu koperasi juga mengedepankan sifat terbuka dalam pengelolaan koperasi. Setiap anggota memiliki kewajiban dalam mengelola koperasi dengan baik, saat mengelola anggota harus secara terbuka menyampaikan laporan terutama laporan keuangan ketika mengelola koperasi. Setiap anggota juga memiliki hak dalam mengurus koperasi dan juga berhak untuk mengetahui laporan keuangan di dalam koperasi.

Kelima, Melatih Bersikap Mandiri

Dengan adanya koperasi akan membuat anggotanya lebih mandiri. Anggota bisa mencari uang sendiri dengan berusaha tanpa harus menggantungkan pendapatan dari orang lain.

Ketujuh, Melatih Menggunakan Pendapatan Secara Efektif

Koperasi di bidang produksi akan melatih anggotanya untuk dapat menggunakan pendapatan yang dimilikinya untuk menggunakannya secara efektif. Anggota dituntut untuk bisa hidup hemat. Contohnya saja anggota yang memproduksi bahan makanan harus bisa menggunakan uang yang didapatnya secara efektif, dia harus tahu berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk membeli bahan makanan atau modal usaha dan berapa banyak untuk dijadikan biaya hidup kemudian sisanya harus ditabung. Jika anggota bisa mengatur uang yang didapatkannya dengan baik, kehidupan anggota tersebut akan lebih baik sebab terhindar dari pemborosan.

Kedelapan, Memperoleh Pinjaman Dengan Mudah

Bagi anggota yang memiliki kesulitan dalam hal keuangan, koperasi bisa menyediakan pinjaman modal dengan mudah tanpa disertai syarat yang berbelit-belit.

Kesembilan,Menanamkan Disiplin Dan Tanggung Jawab

Dengan adanya kewajiban dan hak yang diberikan kepada masing-masing anggota, akan membuat setiap anggota berlaku disiplin dan tanggung jawab terhadap apa yang menjadi tugas dan kewajibannya.

Kesepuluh, Koperasi Mewujudkan Kehidupan Masyarakat Yang Damai Dan Tentram

Koperasi akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan jauh dari keributan hal ini dikarenakan asas koperasi itu sendiri yang berlandaskan kekeluargaan. Dengan bergabung di dalam koperasi, anggota akan merasakan kekeluargaan dengan anggota lainnya sehingga terhindar dari keributan.

Kesebelas, Mendidik Anggota Untuk Memiliki Semangat Kerja Sama

Di dalam koperasi akan dibagi menjadi kelompok-kelompok. Misalnya saja kelompok A dengan anggota empat orang. Kelompok A bertugas dalam membuat makanan dengan jenis A. Dalam kelompok tersebut, kerjasama akan terjalin demi menciptakan makanan A yang lezat den menggugah selera.

Itulah 10 manfaat koperasi yang harus kita ketahui, semoga dapat menjadi pelajaran berharga untuk terus memajukan koperasi di Indonesia dan berperan aktif untuk ikut serta dalam kegiatan koperasi.

 

Disusun oleh: Alya Annisa Devi; Bening Haya Nur Faizah Putri Bahari; Deviana Putri Azzahro; Farah Maulanisa Nabil; dan Inova Kayji Anastasya

untuk memenuhi tugas bahasa Indonesia kelas 7




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas